Mengenal Generasi: Gen Beta, Gen Milenial, Gen Z
Hiburan

Mengenal Generasi: Gen Beta, Gen Milenial, Gen Z

September 03, 2025
linkdin iconsfacebook iconstwitter iconswhatsapp iconsline iconscopy icons
Link copied to clipboard

Generasi manusia selalu berkembang seiring waktu, masing-masing dengan karakteristik uniknya. Dari baby boomers, millennials, hingga Gen Z, setiap generasi memiliki cerita dan pengaruh tersendiri.

Nah, kalau kamu bertanya-tanya, "Anak yang lahir tahun 2025 masuk generasi apa?" Jawabannya adalah Generasi Beta.

Yuk, kita bahas lebih dalam tentang apa itu Gen Beta dan bagaimana urutan generasi lainnya hingga sekarang!

Apa Itu Generasi Beta?

Generasi Beta adalah kelompok generasi yang lahir setelah Gen Alpha, dimulai dari tahun 2025 hingga sekitar tahun 2039. Nama "Beta" diambil dari urutan abjad Yunani, melanjutkan tradisi penamaan setelah Alpha.

Anak-anak yang masuk generasi anak tahun 2025 ini diperkirakan akan tumbuh di dunia yang semakin canggih, dengan teknologi seperti kecerdasan buatan, robotika, dan digitalisasi yang sangat mendominasi.

Karakteristik Gen Beta

Anak-anak Generasi Beta cenderung:

  • Terbiasa dengan teknologi sejak lahir.
  • Hidup di lingkungan yang mengutamakan keberlanjutan dan inovasi.
  • Memiliki akses luas ke informasi sejak usia dini.
  • Lebih adaptif terhadap perubahan sosial dan lingkungan.

Bisa dibilang, karakteristik Gen Beta ini sangat futuristik dan menunjukkan bagaimana teknologi akan membentuk kehidupan mereka sehari-hari.

Urutan Generasi, Tahun, dan Karakternya

Untuk memahami posisi Generasi Beta, berikut adalah urutan generasi dan tahunnya:

  1. Lost Generation: 1883–1900
    Karakteristik: Menghadapi Perang Dunia I, dikenal sebagai generasi yang "hilang" karena dampak besar perang terhadap hidup mereka.
  2. Greatest Generation: 1901–1927
    Karakteristik: Generasi yang tumbuh di masa Depresi Besar dan berkontribusi dalam Perang Dunia II.
  3. Silent Generation: 1928–1945
    Karakteristik: Generasi yang dikenal tenang, pekerja keras, dan fokus pada stabilitas keluarga.
  4. Baby Boomers: 1946–1964
    Karakteristik: Generasi yang lahir setelah Perang Dunia II, dikenal karena optimismenya dan pertumbuhan ekonomi yang pesat.
  5. Generasi X: 1965–1980
    Karakteristik: Generasi yang mandiri, tangguh, dan menjadi penghubung antara era analog dan digital.
  6. Millennials (Generasi Y): 1981–1996
    Karakteristik: Generasi yang sangat akrab dengan teknologi digital, sering disebut "digital natives."
  7. Gen Z: 1997–2010
    Karakteristik: Sangat adaptif terhadap media sosial, memiliki perhatian besar pada isu sosial dan lingkungan.
  8. Gen Alpha: 2011–2024
    Karakteristik: Generasi pertama yang lahir sepenuhnya di era digital, sangat terbiasa dengan perangkat pintar.
  9. Gen Beta: 2025–2039
    Karakteristik: Diperkirakan akan menghadapi dunia yang sangat terotomatisasi dan berteknologi tinggi, dengan fokus besar pada keberlanjutan.

Setiap generasi ini membawa pengaruh besar dalam perkembangan dunia. Dengan dimulainya kalender Juli 2025, Generasi Beta secara resmi menjadi generasi baru yang akan memberikan warna baru pada masa depan.

Masa Depan Generasi Beta

Anak-anak yang lahir di tahun 2025 akan menghadapi tantangan dan peluang yang belum pernah ada sebelumnya.

Pendidikan, gaya hidup, dan pekerjaan mereka kemungkinan besar akan berbeda jauh dari generasi sebelumnya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mempersiapkan kebutuhan mereka sejak dini.

Wujudkan Masa Depan Anak dengan Home Credit

Punya rencana untuk mewujudkan kebutuhan Generasi Beta di masa depan? Gunakan layanan pembiayaan dari Home Credit! 

Home Credit Indonesia adalah perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang layanannya tersedia di lebih dari 20.000 toko mitra di lebih dari 200 kota di Indonesia (data per 30 Juni 2025). Home Credit menyediakan layanan pembiayaan HP, laptop, sofa, kulkas, dan aneka barang elektronik & furnitur lainnya.

Cara Mudah Belanja Pakai Home Credit:

  1. Tentuin barang yang mau kamu beli pakai cicilan.
  2. Download aplikasi My Home Credit dan daftarkan diri kamu.
  3. Cari tahu lokasi toko yang menjual barang incaranmu.
  4. Datangi toko secara langsung dengan membawa KTP.
  5. Temui Sales Agent Home Credit, biar dibantuin sampai selesai.
  6. Selesai, deh! Barang incaranmu udah berhasil dibawa pulang.

Informasi persyaratan umum penggunaan layanan Home Credit dapat dibaca melalui Persyaratan Umum serta Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) Versi Umum dapat dibaca melalui RIPLAY.

PT Home Credit Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Download My Home Credit App